Jumat, 23 Maret 2018

DATA PRINT SUPERHERO PENDIDIKAN INDONESIA


Siapa yang tidak mengenal kata pendidikan?. Menurut UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 disebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara (Maswins, 2011). Pendidikan merupakan salah satu sektor yang sangat berharga di dunia terutama di Indonesia. Namun sektor pendidikan kini kian hari makin terpuruk, kondisi memprihatinkan ini dapat dilihat dari kualitas pendidikan di Indonesia yang sudah terdeteksi sejak tahun 2000 melalui penelitian UNESCO tentang peringkat Indeks Pengembangan Manusia (Human Development Index) di Indonesia (Analisa, 2012).
Kualitas pendidikan di Indonesia memang masih sangat rendah bila di bandingkan dengan kualitas pendidikan di negara-negara lain. Hal ini disebabkan karena efektifitas, efisiensi, dan standardisasi pendidikan yang masih kurang dioptimalkan. Penyebab lainnya yaitu : 1) Rendahnya sarana fisik, 2) rendahnya kualitas guru, 3) rendahnya kesejahteraan guru, 4) rendahnya prestasi siswa, 5) rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan, 6) rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan, serta 7) mahalnya biaya pendidikan.
“Pendidikan bermutu itu mahal”. Kalimat ini sering muncul untuk menjustifikasi mahalnya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk mengenyam bangku pendidikan. Mahalnya biaya pendidikan dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) membuat masyarakat kurang mampu secara finansial tidak memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah. Oleh sebab itu, sangat diperlukan bantuan dari berbagai pihak terutama dari pemerintah untuk mengeluarkan bantuan operasional dana berupa keringanan biaya sekolah bagi siswa yang kurang mampu. Namun, bantuan dari pemerintah yang sudah terus mengalir dari SD sampai SMP (program pemerintah wajib sekolah 9 tahun) dirasa masih kurang mampu untuk menutupi biaya sekolah yang kian hari makin tinggi.
Beruntung saja sebuah perusahaan yang bernama “Data Print” ikut serta dalam membantu pelajar Indonesia berupa keringanan biaya sekolah berbentuk beasiswa. Beasiswa ini diperuntukkan bagi pelajar yang berprestasi di sekolahnya dan dianggap kurang mampu. Jumlah dana yang diberikan pun tidak tanggung-tanggung dan diperuntukkan bagi 700 pelajar di Indonesia tiap periodenya. Sehingga bentuk beasiswa ini sangat cukup menjangkau untuk seluruh pelajar di Indonesia.
Oleh sebab itu Data Print dapat dikatakan sebagai Superhero pendidikan di Indonesia. Mengingat keikutsertaannya sebagai penyumbang beasiswa untuk pelajar dari SMP hingga Perguruan Tinggi yang memiliki prestasi serta dianggap kurang mampu. Diharapkan dengan adanya beasiswa dari Data Print maka penerus bangsa Indonesia dapat sekolah dengan baik tanpa memikirkan biaya pendidikan yang kian hari makin tinggi. Terima kasih Data Print, sumbangsihmu sangat berguna bagi kami pelajar Indonesia.

Sumber :
Maswins. 2011. Pengertian Pendidikan Menurut UU dan Para Ahli. http://www.maswins.com/2011/03/pengertian-pendidikan-menurut-uu-dan.html diakses tanggal 18 Juni 2012.

Analisa. 2012. Ibrahim Sakty Batubara: Kualitas Pendidikan Indonesia Memprihatinkan. www.analisadaily.com diakses tanggal 6 Februari 2012.

0 komentar:

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Posting Komentar